Type something and hit enter

author photo
By On






Kemajuan perkembangan belakangan ini bisa dikatakan cukup pesat dalam segala aspek. Perkembangan ini juga cukup berpengaruh nih kedalam kehidupan sosial kita dan yang jelas soal pundi-pundi kantong dong, biar bisa ngikutin zaman dan biar gak ketinggalan ketinggalan amat..... Yaps, sesuai dengan konten yang ngebahas tentang underground ini, perkembangan itu juga cukup membuat penggiat penggiat di dalamnya cukup kocar kacir, gimana gk kocar kacir? Seiring dengan perkembangan zaman juga mengikuti tuntutan pendapatan dong, yang otomatis bisa menjadi lahan keuntungan buat pihak pihak yang bisa dibilang menyediakan sarana buat para penggiat di skena underground ini, tapi bisa dibilang juga seperti terlalu mengambil profit yaa bisa dibilang gk adil lah.

Ya gk usah gw bilang lagi lah seperti sponsor rokok dengan segala embel embel rangkaian acaranya yang sebenernya itu itu aja sih muter muter doang... Hingga sampe gigit gigitan bayaran juga terjadi di dalam 'yang katanya sponsor' itu.. Yaa gue juga suka dapet cerita sih sama salah satu penggiat skena underground di Lampung (gk usah sebut nama yee), ya tentang keluh kesah dia selama berkerja sama dengan pihak pihak tersebut. Mulai dari fee yang gk sesuai (padahal kita kalo beli rokok gk pernah nawar, lah kok mau ajak artist buat acaranya kok malah nawar nawar), perlakuan yang kurang dari LO si sponsor, saling makan ide, dan yang akhirnya pembatasan karya (mulai dikekang harus gini bla bla bla)...

Gue pernah liat juga di salah satu postingan The Popo juga yang cukup menggambarkan kekesalannya terhadap pihak pihak tadi yang menawar fee si artis mural tersebut agar bisa perform di acara mereka. Yaa mungkin mereka gk akan ngerti bagaimana menghargai hasil karya dari penggiat seni di skena yang bisa dibilang masih sangat minor tersebut.Mulai dari 2 minggu belakangan ini sih gue dapet omongan dari temen yg cuku aktif dalam perkembangan skena ini bakal ada acara yang bisa dibilang rangkaian acara tour band band keren dari Lampung yang menyambangi beberapa titik di Lampung (metro, pringsewu, kotabumi, panjang, kalianda dll). Yang bikin gw juga ikutan bangga dengan sebuah movement ini, kalau acara ini murni KOLEKTIF (dengan arti sebenarnya). Gue yakin sih ini bener bener  pure mengandalkan semangat dan support tanpa harus memikirkan berapa profit yang didapat.]

Mengembalikan esensi dari KOLEKTIF itu sendiri, secara mandiri, dengan tujuan memajukan skena ini tanpa alih alih si fasilitor yang rakus tadi.Sebuah pergerakan yang cukup sadis sih menurut gue. Kenapa gue bilang sadis? ya ini sebuah pembuktian kepada pihak pihak "sponsorship" tadi kalau tanpa mereka yang picik itu, skena ini masih bisa (akan) selalu berkembang seiring perkembangan zaman itu.


Sebuah cikal bakal yang semoga tidak hanya menjadi cerita (seperti yg udah udah), tapi bisa membekas antar penggiat seni, antar penikmat seni yang kita sendiri ga tau sampe kapan ini bisa terus berjalan (sampe anak cucu kali ye). Dengan mengangkat nama acara KOLEKTIF ini dengan OUT OF STEP yang menghubungkan skena musik independent lintas genre, lintas provinsi dengan tujuan yang bisa dibilang sama untuk skena yang lebih baik!!!!Di rangkaian tour pertama mereka gue sempetin dateng sekalian ketemu orang orang dateng (ya walaupun rada canggung karena udah lama bener ga ketemu) hehehe....KLUB SUMUR (BDL)X OUT OF STEP dengan line up utamanya ada FATMAN (punk rock), BELANGKON HAJI (ska), LOWRES (psychedelic rock), THE SENIOR HIGH SCHOOL (rockabilly), RADIO FRIENDLY (grunge), dan EVFLO (rock) . Gue dateng telat jadi gw ketinggalan si Radio friendly dan The Senior High School. Kebetulan gue dateng langsung Fatman udah 2 lagu terakhir (bangsat bener emang telat) hahaha..

Tanggung tapi pas lah buat sing a along Time Bomb nya Rancid yang di cover sama Fatman. Langsung dihajar dengan si psychedelic Lowres tanpa basa basi cukup buat headbang tipis (karena ga pas buat di moshingin). Pertama kali gue akhirnya nonton ini band ya akhirnya ada di Lampung band yang mengunsung ala ala Black Sabbath dan segala antek anteknya. Udah mulai berkeringat banyak (gara gara migur* juga sih) hehehehe.....


Kalo lo tau ini venue bukan sembarang venue. Rumah biasa yang ada tempat yang ada sumurnya, gk terlalu besar dan gk terlalu kecil, pas kira kira nampung 20orangan lah, dan itu semua bener bener "enak" semua. Dan yang bikin gw kaget juga venue tersebut ada di dalam komplek perumahan Tentara, waduuuh ga tuh. Nekat habis cuuy, jadi ya wajar sih pada di cut lagu yang bakal di bawain sama band band tadi. Bener bener kacaw tp ya kereen lah!Akhir gigs itu ditutup oleh Belangkon Haji (cukup lama nih band dari zaman bassisnya gendut). Pecah sudah dengan alunan Ska yaa lo taulah kayakmana, mustahil lo bakal diem aja, minimal kepala tuh ngayun hahaha... Dengan lapakan dari Kepsir Store yang cukup konsisten menurut gue, dengan dekorasi gigs dengan ala ala mevvah pake lampu lampu remang remang. Bisa dibilang cukup intim lah, kita ga bicara kuantitas yang dateng ke event itu, tapi yang kita cari kualitas dari event itu, sesuai dengan fokus utama mereka dan gue rasa mereka dapetin itu semua sih. Salute!
Bener bener keren deh dan semoga movement yang mereka dan kita semua lakukan untuk skena indiependent ini bisa kembali kepada esensi esensi yang sebenarnya, tanpa harus melacurkan idealisme untuk profit semata , saling support antar penggiat, penikmat, semua media dan literasi yang semua harus beriringan satu sama lain agar mencapai tujuan dan hasil yang baik untuk kita semua. yeaaaahhh!!!!!oh iya ini jadwal tour OUT OF STEP silahkan dicatat dan ramaikan! :


26 OKTOBER 2018 - KLUB SUMUR (BANDAR LAMPUNG)

04 NOVEMBER 2018 - METRO

10 NOVEMBER 2018 - OMAH RECORD & BAKAR STUDIO (PRINGSEWU)

18 NOVEMBER 2018 - PENGANGGURAN BANYAK AKSI (PANJANG)

30 NOVEMBER 2018 - BANDAR JAYA

02 DESEMBER 2018 - KALIANDA

07 DESEMBER 2018 - BANDAR LAMPUNG





Sumber foto: INSTAGRAM ( @FATMAN.OFFICIAL , @BELANGKONHAJI_SKA, @ANTHNYCSR )