Type something and hit enter

author photo
By On

Tanggal 28 Oktober adalah suatu momentum dikala pada beberapa puluh tahun yang lalu ada para pemuda-pemudi yang sedang berjuang untuk memerdekakan Indonesia, ada yang bersih tegang dengan kondisi dibawah tekanan para penjajah. Para pemuda berjuang dengan penuh semangat untuk menegaskan cita cita bangsa Indonesia. Dengan memperjuangkan segala azaz azaz bangsa Indonesia mulai dari bahasa, bangsa, berdarah juang yang sekiranya pada waktu bisa mempersatukan pemuda pemuda untuk memperjuangkan bangsa Indonesia. Kalo lo yang belum atau lupa isi Sumpah Pemuda itu, nih gue kasih baca dan mohon kita renungkan dan bayangkan pada zaman itu dan di zaman sekarang, apa masih singkron dengan kondisi sekarang???

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.


Yup, gk mau bahas sejarahnya karena gue juga gk terlalu inget banget, tapi semoga gue masih paham garis2 besarnya aja. Menarik buat dibahas kali ini sih, mungkin agak sedikit menyimpang dari biasanya yang tentang musik atau budaya lainnya, tapi menurut gue Sumpah Pemuda adalah adalah sebuah masalah yang harus kita angkat lagi sih sekarang. Entah cuma perasaan gue aja atau ada yang sama atau malahan gk ada sama sekali, sekarang itu kita ternyata mungkin sudah lupa dengan isi dari Sumpah Pemuda yang tiap tahun kita peringati (ya yang inget kalo gk inget yaudah lanjut kerja), mulai dari hal hal sepele aja sih ya mungkin terlalu subjektif dan terlalu munafik buat gue pribadi sih. 


Kita sekarang seakan akan lebih suka "menyisipkan" dalam kehidupan sehari hari kita, oke kalau untuk predikat "profesional" dalam pekerjaan atau lainnya yang menuntut kita harus menggunakan bahasa Internasional, tapi apa iya lo harus menggunakan bahasa lain gitu hanya untuk (mungkin) biar keren aja, atau bahkan lo gk ngerti juga dengan yang lo ucapkan. Banyak kok misalnya aja nih lirik lagu band band independent yang 'sok' bahasa Inggris tapi pengucapannya salah, atau kata kerjanya salah, jadi kesannya terlalu 'maksa', atau juga lo misalnya update di sosial media pake bahasa Inggris tapi ya gitu, kayak 'copas' dari Google Translate lalu lo posting, berantakan. Mungkin lo bakal lebih keren kalo lo lebih menggunakan bahasa Indonesia atau mungkin sastra Indonesia yang gk jauh lebih keren dan minimal lo gk bakalan salah arti. 

Sekarang juga belakangan ini lagi banyak isu isu politik yang memang mengharuskan kita para pemuda penerus bangsa memang harus bertindak, atau minimal aja kita mengerti apa masalah yang ada saat ini, lebih peka terutama isu isu sosial politik mulai dari RUU, Korupsi, sampah plastik, reklamasi dan masih banyak lagi deh. Ya disini artinya gk harus demo turun ke jalan teriak teriak sih, di zaman sekarang banyak kok medium medium lo untuk bersuara, setidaknya lo paham dan ada andil selaku kita masyarakat dan pemuda/i Indonesia. Tapi jangan salah kondisi kondisi seperti ini juga bisa menjadi 'panggung' buat yang pura-pura paham, ya ikut retweet akun akun aktivis lah, tiba tiba lirik lagunya .feast membuat lo merasa paling aktivis lah... Kita boleh hidup dizaman yang sangat modern, tapi ingat jangan sampai kita yang diperbudaki media, cerdas sekali lagi sangat penting. Dengan hal kecil seperti ini pun lo juga bisa dibilang cukup untuk bisa dan mau berjuang untuk bangsa Indonesia, bukan cuma ikut-ikutan yak...

Bertumpah darah disini bukan berarti kita harus perang memakai bambu runcing ya, ingat sekali lagi CERDAS adalah kuncinya. Kita semua adalah netizen, tapi ingat netizen yang CERDAS. Kadang kita sering lupa dengan nilai nilai sepele sampai membuat kita tampak sangat bodoh. Saling serang satu sama lain, padahal kita sama sama hidup di bangsa yang sama. Banyak cara untuk bisa mengutarakan pendapat, berbeda pendapat itu perlu agar kita tau perbandingan mana yang lebih baik, mana yang kurang baik. Teruslah kejar cita cita kita para pemuda buktikan dengan apapun karya yang kita bisa buat, berjuang terus jatuh bangun untuk bangsa kita, ataupun ke lingkup lebih kecil ke lingkungan kita mungkin. 
Kita semua masih muda, banyak alur yang harus kita jalani. Ya setidaknya ada ambilan dari lo deh dari tongkrongan lo, dari lingkungan kampus lo. Masa iya kerjaan lo cuma mabuk-mabukan, kopi boti kopi boti kopi mati, gk dong? Munafik memang tapi ya lo harus ambil jalur berbeda dari rutinitas lingkungan lo yang mungkin gitu gitu aja, banyak perjuangan dari pemuda pemuda Indonesia dahulu yang sekarang kita lupakan karena kita cuma ambil enaknya aja, tapi tanpa sadar lo sedang dijajah dengan sistem yang kasat mata dan lo mungkin akan tersiksa nanti kalo udah pada sadar. Kita semua gk mau jadi sampah pemuda kan? Semoga tulisan ini bisa bangkitin semnagat lo walaupun sedikit setidaknya gue udah berjuang untuk bangsa gue Indonesia. Selamat Sumpah Pemuda!! Riot!